Rabu, 24 Juli 2013

Kisah Gadis Yang Dicintai Semua Orang… Tapi, Siapakah Yang Akan Menikahinya?

Dikisahkan bahwa ada seorang pemuda yang berkata kepada bapaknya, ‘Saya ingin menikahi seorang gadis yang pernah saya lihat. Dan sungguh kecantikan dan sihir matanya telah membuatku takjub.’

Maka sang ayahpun membalasnya dengan penuh kebahagiaan dan kegembiraan, seraya dia berkata, ‘Dimanakah gadis tersebut, agar aku bisa melamarkannya untukmu wahai putraku?’

Maka tatkala keduanya pergi, dan sang ayah melihat kepada gadis tersebut, ternyata sang ayahpun terpesona dengannya, lalu berkata kepada putranya, ‘Dengarkanlah wahai putraku, gadis ini tidak sesuai dengan levelmu, engkau tidak layak untuknya. Gadis ini baru layak bagi seorang laki-laki yang memiliki pengalaman dalam kehidupan, dan bisa jadikan tumpuan, seperti diriku.’

Maka tercenganglah sang anak, karena ucapan ayahnya, lantas dia berkata kepada ayahnya, ‘Sekali-kali tidak, bahkan sayalah yang akan menikahinya wahai ayah, dan bukan Anda.’

Keduanyapun bertengkar, lalu perqi ke kantor polisi agar mereka bisa memberikan solusi permasalahan mereka. Maka saat kedua menceritakan kejadiannya, kepada seorang perwira polisi, maka sang perwirapun berkata kepada mereka, ‘Hadirkanlah gadis tersebut, agar kami bisa bertanya kepadanya, siapa yang dia inginkan. Sang anak ataukah sang bapak.’

Tatkala sang perwira milihat kepada gadis tersebut, diapun terpesona akan kecantikan dan keelokannya. Maka dia berkata kepada mereka, ‘Gadis ini tidak layak untuk kalian berdua. Akan tetapi gadis tersebut baru layak untuk seorang yang terkemuka di sebuah negeri seperti aku.’

Maka ketiga orang itupun bertengkar, lalu mereka pergi ke seorang mentri. Dan saat sang menteri melihat kepada gadis tersebut, dia berkata, ‘Tidak akan menikahi gadis ini melainkan para menteri seperti aku.’

Akhirnya, mereka juga bertengkar karena gadis itu. Hingga sampailah perkara itu kepada Amir negeri itu. Dan saat mereka hadir, sang Amirpun berkata, ‘Aku akan memberikan solusi akan permasalahan kalian ini. Hadirkanlah gadis tersebut.’

Maka tatkalah sang Amir melihat gadis itu, diapun berkata, ‘Gadis ini, tidak akan menikahinya melainkan seorang Amir seperti aku.’

Maka mereka semuapun berdebat. Kemudian sang gadis berkata, ‘Aku punya solusi.’

‘Aku akan berlomba lari, dan kalian berlomba lari dibelakangku. Dan siapa yang pertama kali bisa memegangku, maka aku adalah bagiannya, dan menikahiku.’

Dan benar saja, gadis itupun berlari, lalu kelima orang itupun berlari mengejar dibelakang sang gadis; pemuda, sang ayah, perwira, menteri, dan sang Amir.

Dan tiba-tiba, saat mereka saling berlari mengejar dibelakang sang gadis, kelima orang itupun terperosok ke dalam sebuah lobang yang dalam.

Kemudian sang gadis melihat kepada mereka dari atas seraya berkata, ‘Tahukah kalian, siapakah aku? Aku adalah Dunia!!! Sayalah orang, yang seluruh manusia berlarian dibelakangku, mereka berlomba-lomba untuk mendapatkanku, mereka melupakan agama mereka karena aku, hingga mereka terperosok kedalam kuburan, dan tidak akan bisa beruntung mendapatkanku untuk selamanya.’

Kisah Gadis Yang Dicintai Semua Orang… Tapi, Siapakah Yang Akan Menikahinya?

Dikisahkan bahwa ada seorang pemuda yang berkata kepada bapaknya, ‘Saya ingin menikahi seorang gadis yang pernah saya lihat. Dan sungguh kecantikan dan sihir matanya telah membuatku takjub.’

Maka sang ayahpun membalasnya dengan penuh kebahagiaan dan kegembiraan, seraya dia berkata, ‘Dimanakah gadis tersebut, agar aku bisa melamarkannya untukmu wahai putraku?’

Maka tatkala keduanya pergi, dan sang ayah melihat kepada gadis tersebut, ternyata sang ayahpun terpesona dengannya, lalu berkata kepada putranya, ‘Dengarkanlah wahai putraku, gadis ini tidak sesuai dengan levelmu, engkau tidak layak untuknya. Gadis ini baru layak bagi seorang laki-laki yang memiliki pengalaman dalam kehidupan, dan bisa jadikan tumpuan, seperti diriku.’

Maka tercenganglah sang anak, karena ucapan ayahnya, lantas dia berkata kepada ayahnya, ‘Sekali-kali tidak, bahkan sayalah yang akan menikahinya wahai ayah, dan bukan Anda.’

Keduanyapun bertengkar, lalu perqi ke kantor polisi agar mereka bisa memberikan solusi permasalahan mereka. Maka saat kedua menceritakan kejadiannya, kepada seorang perwira polisi, maka sang perwirapun berkata kepada mereka, ‘Hadirkanlah gadis tersebut, agar kami bisa bertanya kepadanya, siapa yang dia inginkan. Sang anak ataukah sang bapak.’

Tatkala sang perwira milihat kepada gadis tersebut, diapun terpesona akan kecantikan dan keelokannya. Maka dia berkata kepada mereka, ‘Gadis ini tidak layak untuk kalian berdua. Akan tetapi gadis tersebut baru layak untuk seorang yang terkemuka di sebuah negeri seperti aku.’

Maka ketiga orang itupun bertengkar, lalu mereka pergi ke seorang mentri. Dan saat sang menteri melihat kepada gadis tersebut, dia berkata, ‘Tidak akan menikahi gadis ini melainkan para menteri seperti aku.’

Akhirnya, mereka juga bertengkar karena gadis itu. Hingga sampailah perkara itu kepada Amir negeri itu. Dan saat mereka hadir, sang Amirpun berkata, ‘Aku akan memberikan solusi akan permasalahan kalian ini. Hadirkanlah gadis tersebut.’

Maka tatkalah sang Amir melihat gadis itu, diapun berkata, ‘Gadis ini, tidak akan menikahinya melainkan seorang Amir seperti aku.’

Maka mereka semuapun berdebat. Kemudian sang gadis berkata, ‘Aku punya solusi.’

‘Aku akan berlomba lari, dan kalian berlomba lari dibelakangku. Dan siapa yang pertama kali bisa memegangku, maka aku adalah bagiannya, dan menikahiku.’

Dan benar saja, gadis itupun berlari, lalu kelima orang itupun berlari mengejar dibelakang sang gadis; pemuda, sang ayah, perwira, menteri, dan sang Amir.

Dan tiba-tiba, saat mereka saling berlari mengejar dibelakang sang gadis, kelima orang itupun terperosok ke dalam sebuah lobang yang dalam.

Kemudian sang gadis melihat kepada mereka dari atas seraya berkata, ‘Tahukah kalian, siapakah aku? Aku adalah Dunia!!! Sayalah orang, yang seluruh manusia berlarian dibelakangku, mereka berlomba-lomba untuk mendapatkanku, mereka melupakan agama mereka karena aku, hingga mereka terperosok kedalam kuburan, dan tidak akan bisa beruntung mendapatkanku untuk selamanya.’

PERTEMUAN YANG MENGUBAH HIDUPKU


Pertemuan Yang Mengubah Hidupku
Marsya : Pak Suryooooooooo, cepetan dong. Saya udah telat nich ke kampus (pak Suryo adalah supir yang sudah 10 tahun ikut keluarga kami, bukan hanya pak Suryo tapi bi Ijah bahkan sudah 15 tahun ikut dengan keluarga kami jadi tidak heran kalau setiap kali Marsya minta ke papa atau mama untuk menggantikan mereka pasti papa dan mama selalu menolak).
Pak Suryo : Iya non, maaf tadi bapak lagi bersihin mobil dulu.
Marsya : Yaudah jangan kebanyakan omong dech pak, cepetan anterin saya ke kampus, udah telat nich. Kenapa sich papa gak ganti supir baru aja sich! (sambil jalan ke arah mobil).
Pak Suryo : Baik non.

Setibanya di gerbang kampus, aku melihat seorang anak yang setiap pagi ditempat yang sama sedang berjualan entah dagangan apa yang anak itu jual sebenarnya aku tidak terlalu tertarik dengan keberadaan anak itu tetapi karena aku penasaran akhirnya aku membuka jendela mobilku dan aku tidak percaya bahwa anak itu hanya menjual boneka kayu yang jumlahnya ada 5 buah dan anehnya boneka kayu itu boneka kayu keluarga tetapi karena aku sudah terlambat maka aku segera menuju ke kelas.
***

Setelah kelas selesai, aku masih penasaran dengan anak yang berjualan di depan kampus dan aku memutuskan untuk melihat lebih dekat dagangan anak itu akan tetapi salah 1 temanku bernama Ditya mengajakku jalan.
Ditya : Woy Sya, jalan yuk. Kita ke mall soalnya lagi ada sepatu keluaran terbaru gitu dari Paris yang gue incer. Yayaya
Marsya : Tumben lo, emang bokap lo kasih lo duit buat beli barang mahal kayak gitu ?
Ditya : Yah enggak lah, tapi kan ada lo Sya teman terbaik gue. (sambil tersenyum pada Marsya)
Marsya : Yaudah ayo. (Akhirnya aku pun pergi dengan Ditya)
***

Keesokan hari nya saat aku di depan kampus, aku tidak melihat anak kecil yang berjualan boneka kayu tersebut, tiba-tiba suara satpam membuatku kaget.
Satpam : Cari siapa non ?
Marsya : Oh gak cari siapa-siapa pak, bapak lihat anak kecil yang suka berjualan di sini ?
Satpam : Kalau hari selasa begini biasa nya dia ke gereja non.
Marsya : Gereja ? kok bapak tahu anak itu ke gereja? Gereja mana pak ?
Satpam : Soalnya dia pernah bilang ke saya, itu gereja Katedral non.
Marsya : Oke, makasih ya pak.
Satpam : Sama-sama non, emang kenapa kok non tanya anak itu ?
Marsya : Cuma tanya aja kok pak.

Aku pun segera menuju gereja Katedral, saat sampai di depan pintu gereja entah apa yang aku rasakan sepertinya sudah lama sekali tidak pernah ke gereja dan aku melihat anak kecil yang berjualan boneka kayu itu sedang berdoa sepertinya banyak sekali yang sedang dia bicarakan dengan Tuhan. Setelah anak kecil itu selesai berdoa ternyata dia menyadari keberadaanku dan menghampiriku.
Bintang : kakak bukannya yang sekolah di gedung besar itu ?
Marsya : Iya, koq kamu tahu ? nama kamu siapa ? nama aku Marsya ( sambil tersenyum pada anak itu )
Bintang : Waktu itu kakak kan pernah buka jendela mobil kakak buat lihat dagangan aku, nama aku Bintang ka.
Marsya : Oh Bintang, nama nya bagus. Tadi kamu berdoa apa sama Tuhan ? pasti minta mainan ya ?
Bintang : Namaku bagus ya ka ? itu Ibu Yati yang berikan nama buat aku, aku cuma tanya-tanya aja kak sama Tuhan.
Marsya : Ibu Yati itu siapa ? tanya-tanya ke Tuhan ? emang kamu tanya apa ?
Bintang : Bu Yati itu ibu yang bertugas di panti tempat aku tinggal ka, yah aku tanya sama Tuhan dimana keluarga aku soalnya dari bayi aku sudah tinggal di Panti tapi Tuhan gak pernah kasih tahu dimana keluarga aku , aku pernah loh ka marah sama Tuhan gara-gara hal ini tapi setelah aku pikir-pikir sepertinya aku gak boleh marah karena kan Tuhan baik banget sama aku dan kata bu Yati aku bisa memahat kayu dan menjadikan nya boneka itu karena talenta yang Tuhan kasih maka nya aku gak jadi marah sama Tuhan dan setiap hari selasa aku selalu ke gereja untuk cerita banyak hal sama Tuhan tapi Tuhan gak pernah marah loh ka setiap kali aku tanya banyak hal dan cerita ini itu malahan Tuhan jadi pendengar yang baik buat aku. Waktu itu aku pernah dengar khotbah pastor saat misa katanya “Bersyukur bukan hanya untuk hal-hal yang menyenangkan tetapi bersyukur juga untuk hal yang tidak menyenangkan” karena aku gak ngerti sama isi khotbahnya maka nya aku tanya bu Yati dan kata bu Yati kalau setiap manusia itu harus bersyukur 
Saat lagi senang maupun sedih maka dari itu setiap hari aku harus bersyukur, bersyukur karena Tuhan telah menciptakan aku, bersyukur karena aku pernah ada didalam kandungan ibuku walaupun sekarang aku gak tahu muka ibu sama ayahku kayak gimana, bersyukur walaupun aku tidak punya keluarga tetapi Tuhan mengirimkan bu Yati dan teman-teman panti yang lain, bersyukur karena Tuhan memberikan aku talenta bisa memahat kayu, dan bersyukur karena aku bisa bertemu orang-orang baru seperti ka Marsya.
Marsya : Oh gitu ya, jadi kita harus bersyukur terus dan terus. Makasih ya Bintang, kakak senang bisa kenal sama kamu.
Bintang : Sama-sama ka, Bintang juga senang kenal sama kakak. Oh iya aku pulang dulu ya ka soalnya takut dicariin sama ibu Yati. Daaaaaah ka Marsya.
Marsya : Daaah Bintang, hati-hati ya. ( obrolan singkat itu membuatku sadar kalau Bintang saja yang tinggal dipanti asuhan dan hidupnya tidak pernah merasakan hangatnya kasih sayang orang tua bisa selalu bersyukur tetapi aku yang hidup nya berlimpah selalu mengeluh).
***

Setelah pertemuan itu banyak perubahan yang terjadi denganku, sungguh pertemuan yang menyenangkan. Satu minggu setelah pertemuan itu aku tidak pernah melihat Bintang lagi dan aku mendengar kabar dari satpam kampus kalau Bintang sudah di adopsi dan tinggal di luar kota. Terimakasih Bintang untuk pertemuan yang singkat namun membuatku sadar akan pentingnya Bersyukur.

Saat dirimu tidak mampu belajar mensyukuri apa yang telah dimiliki dalam hidup maka kita harus belajar bersyukur dari orang lain akan kehidupan.
http://arin209.blogspot.com/